Berita

Menlu Sugiono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

RI Sambut Fase Pertama Gencatan Senjata Israel-Gaza

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 11:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia menyambut baik tercapainya kesepakatan gencatan senjata fase pertama antara Israel dan Hamas di Gaza. 

Melalui unggahan di platform X, Jumat, 10 Oktober 2025, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan dukungan Indonesia terhadap penghentian kekerasan dan pentingnya pelaksanaan kesepakatan dengan sungguh-sungguh.

“Indonesia menyambut baik gencatan senjata fase pertama di Gaza dan penghentian kekerasan secara permanen,” tulis Kemlu RI.


Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif negara-negara mediator.

“Indonesia menyampaikan penghargaan atas mediasi yang dilakukan Amerika Serikat, Mesir, Qatar, dan Turki, serta menekankan pentingnya pelaksanaan setiap butir kesepakatan gencatan senjata dengan penuh iktikad baik,” lanjut pernyataan tersebut.

Kemlu berharap akses bantuan kemanusiaan dapat segera dibuka secara luas untuk masyarakat Gaza. Selain itu juga mendorong masyarakat internasional untuk memanfaatkan momentum ini guna menghidupkan kembali proses perdamaian berdasarkan prinsip Solusi Dua Negara.

“Indonesia mendorong masyarakat internasional untuk memulai kembali proses perdamaian di Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara dan mewujudkan berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, sesuai resolusi dan hukum internasional yang telah disepakati,” tulis Kemlu.

Kesepakatan gencatan senjata tahap pertama ini merupakan hasil pertemuan negosiasi perdamaian ketiga di Kairo yang dihadiri mediator dari Mesir, Qatar, Turki, dan Amerika Serikat pada Rabu, 8 Oktober 2025. 

Negosiasi tersebut membahas proposal perdamaian 20 poin yang diajukan Presiden AS Donald Trump, yang menjadi dasar kesepakatan awal kedua pihak.

Dalam pernyataan resminya, Trump mengonfirmasi penandatanganan tahap pertama Rencana Perdamaian AS oleh Israel dan Hamas.

“Saya sangat bangga mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama Rencana Perdamaian kami,” ujar Trump.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya