Berita

Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra. (Foto: YouTube Abraham Samad SPEAK UP)

Politik

Mantan Agen BIN Ungkap Borok Jokowi Jual Ulama

JUMAT, 10 OKTOBER 2025 | 03:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pertemuan antara Ustaz Abu Bakar Ba’asyir dengan mantan Presiden Joko Widodo di kediamannya, daerah Sumber, Solo, Senin, 29 September 2025, menjadi sorotan para analis intelijen.

Pertemuan itu dianggap sebagai rekayasa Jokowi untuk menyelamatkan dirinya di tengah isu politik yang menerjang.

“Jokowi melakukan kebohongan-kebohongan publik. Kenapa dia tidak terima pada saat itu? Kita lihat bahwa kedekatan Jokowi dengan Abu Bakar Ba’asyir itu diawali dengan sikap Jokowi yang kalau menurut saya semacam ulama trafficking. Dia menjual ulama pada saat itu,” kata mantan Agen BIN Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra dikutip dalam kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Kamis malam, 9 Oktober 2025.


Ia mengungkap sejak menjadi Wali Kota Solo, Jokowi sudah melakukan konspirasi dengan CIA untuk menangkap Abu Bakar Ba’asyir.
 
“Baru enam bulan dia menjadi Wali Kota Solo, kemudian bersamaan dengan adanya penangkapan terorisme di Thailand yang punya kaitan dengan Abu Bakar Ba’asyir kemudian datang dua orang CIA menemui Jokowi langsung,” bebernya.

Nama kedua agen CIA itu, lanjut Sri Radjasa adalah Pierre Angelo dan David Willliams yang dikutipnya dari data Wikileaks.
 
“Dia mendatangi Jokowi dan meminta (untuk) meredam keradikalannya Abu Bakar Ba’asyir. Dan ini diterima oleh Jokowi. Artinya apa? Dia sudah menunjukkan ketertundukannya kepada Amerika untuk menjual Abu Bakar Ba’asyir,” pungkasnya.  


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya