Berita

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Khusus untuk Masyarakat Miskin dan Rentan

KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 20:07 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi tambahan yang difokuskan bagi masyarakat miskin dan rentan. 

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu, mengatakan bahwa stimulus tambahan tersebut sedang difinalisasi dan memiliki nilai yang cukup besar.


“Udah dapat arahan dari Pak Presiden, kita sedang finalisasi. Akan ada insentif, khususnya bantuan untuk masyarakat miskin dan rentan agar daya beli mereka membaik, dan nilainya akan cukup besar,” ujar Febrio di Kantor DJP, Jakarta, pada Kamis, 9 Oktober 2025.

Febrio menjelaskan bahwa rancangan stimulus ini telah dibahas dalam rapat koordinasi pemerintah yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pekan lalu. 

Namun, ia belum memastikan bentuk bantuan, apakah berupa bantuan sosial (bansos), bantuan langsung tunai (BLT), atau mekanisme lainnya.

Menurutnya, stimulus tambahan ini ditargetkan rampung dalam satu hingga dua minggu ke depan agar bisa segera dieksekusi dan memberikan dampak pada kuartal IV 2025.

“Nanti kita finalkan dulu aja segera. Arahan dari Pak Presiden sudah ada, dan kita harapkan dalam seminggu atau dua minggu ke depan sudah bisa dieksekusi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa desain stimulus akan memastikan bantuan diterima tepat sasaran dan tepat waktu, dengan proses penyaluran yang cepat agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Bukan hanya nyampe ke orang yang ditarget, tapi juga cepat. Jangan sampai kita bikin stimulus sekarang tapi nyampenya tahun depan,” tegas Febrio.

Lebih lanjut, Febrio menyampaikan bahwa pemerintah akan segera mengumumkan detail program begitu proses finalisasi selesai.

“Kita ingin desainnya memastikan bantuan diterima langsung oleh target yang kita mau, dan disalurkan dengan cepat. Nanti akan kita umumkan segera,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya