Berita

Tim SAR gabungan membawa kantong berisi jenazah korban insiden musala pondok pesantren Al Khoziny (Foto: Humas BNPB)

Nusantara

40 Jenazah Korban Ponpes Al Khoziny Roboh Berhasil Diidentifikasi

KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 12:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Korban meninggal dunia akibat robohnya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, lebih dari sebagiannya sudah berhasil diidentifikasi. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari.

Dari total 61 korban meninggal dunia yang sudah ditemukan jenazahnya, terdapat 40 jenazah berhasil diidentifikasi.

"Angka tersebut sudah termasuk dua dari tujuh bagian tubuh yang ditemukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari balik puing reruntuhan," ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 9 Oktober 2025.


Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman masing-masing. Sementara itu, proses identifikasi masih terus dilakukan terhadap 21 jenazah dan 5 potongan tubuh yang belum diketahui identitasnya.

BNPB juga menyiapkan tenda berukuran 6x12 meter di halaman Rumah Sakit Bhayangkara sebagai tempat beristirahat bagi keluarga korban. Di lokasi tersebut, mereka mendapatkan pelayanan lengkap mulai dari makanan, kebutuhan dasar, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial dan pijat atau bekam gratis.

“Perjuangan tim DVI terus berjalan, sembari keluarga korban menanti dengan tabah hasil identifikasi,” kata Abdul Muhari.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya