Berita

Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata (Danantara) Rosan Roeslani (Foto: RMO:/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Rosan Ungkap SDM Indonesia Masih Jadi PR Besar

KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 11:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Arus investasi, baik dari dalam maupun luar negeri, memegang peran penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata (Danantara) Rosan Roeslani menegaskan, setiap investasi yang masuk akan melahirkan aktivitas bisnis baru yang otomatis membuka peluang kerja bagi masyarakat. Terlebih, investasi asing tidak hanya membawa modal, tetapi juga teknologi dan pengetahuan baru yang dapat meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.

Namun, Rosan mengingatkan bahwa peluang tersebut masih dihadapkan pada tantangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.


“Salah satu hal yang selalu ditanyakan investor adalah kesiapan talenta lokal. Ini menjadi PR besar kita semua - bagaimana menyiapkan talent pool yang unggul agar bisa bersaing,” ujar Rosan dalam Investor Daily Summit 2025 di Jakarta, Rabu 8 Oktober 2025. 

Rosan memaparkan, dari total 152 juta tenaga kerja Indonesia, sekitar 45 persen masih merupakan lulusan Sekolah Dasar (SD), 17 persen lulusan SMP, dan 21 persen lulusan SMA. Sementara itu, lulusan universitas atau diploma baru mencapai sekitar 14 persen.

Melihat kondisi tersebut, ia menilai pendidikan vokasi dan pelatihan keterampilan harus menjadi prioritas utama untuk memperkuat daya saing SDM nasional.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pendidikan tinggi formal. Pelatihan vokasional menjadi kunci untuk mempercepat peningkatan kemampuan dan kesiapan tenaga kerja,” tegasnya.

Rosan menambahkan, program upskilling dan reskilling menjadi langkah strategis untuk memastikan tenaga kerja Indonesia siap menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Program vokasi bukan lagi pilihan, tapi keharusan untuk membangun fondasi SDM yang kuat dan produktif,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya