Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

STOXX 600 Pecah Rekor Ditopang Kenaikan Saham Baja

KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 07:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa menguat ke rekor tertinggi, setelah Uni Eropa mengumumkan rencana memangkas kuota impor baja bebas tarif.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 menguat 0,79 persen atau 4,52 poin menjadi 573,79 pada penutupan perdagangan Rabu 8 Oktober 2025 waktu setempat. Ini adalah level tertinggi sepanjang sejarah. 

Indeks saham Prancis CAC melonjak 1,07 persen atau 85,28 poin menjadi 8.060,13. DAX Jerman menguat 0,87 persen atau 211,35 poin menjadi 24.597,13. Indeks FTSE 100 Inggris bertambah 0,69 persen atau 65,29 poin ke posisi 9.548,87.


Sektor perbankan menjadi pendorong terbesar bagi STOXX 600, dengan kenaikan lebih dari 1 persen. Saham Lloyds Banking Group melejit setelah otoritas keuangan Inggris (FCA) mengusulkan paket kompensasi terkait skandal penjualan kredit kendaraan bermotor yang lebih kecil dari perkiraan, meredakan kekhawatiran investor. Saham bank lain seperti Societe Generale dan BPER Banca, Italia, juga melambung, memperkuat sentimen positif di sektor keuangan.

Sektor otomotif Eropa melemah setelah saham BMW anjlok 8,2 persen akibat penurunan proyeksi laba 2025. Saham Mercedes-Benz turut terkoreksi 2,9 persen, dan indeks sektor otomotif secara keseluruhan melorot 2,1 persen.

Saham teknologi merosot 0,6 persen, dipimpin ASML dan ASMI, setelah anggota parlemen AS menyerukan pembatasan tambahan terhadap ekspor peralatan pembuat chip ke China.

Saham Puma meroket 6,8 persen setelah BofA Global Research menaikkan peringkat sahamnya menjadi "neutral" dari "underperform".

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya