Berita

Ilustrasi: Pelaksanaan MBG di SMPN II Rembang. (Foto: RMOLJateng/Daryono)

Nusantara

MBG Buka Peluang Pemerataan Kualitas Belajar

Antara Kota dan Desa
KAMIS, 09 OKTOBER 2025 | 04:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Akademisi asal Universitas Cipta Mandiri (Aceh) Riska Riani menyebut dampak jangka panjang program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terlihat pada peningkatan kualitas belajar siswa dan pemerataan peluang pendidikan antara anak-anak di perkotaan dan pedesaan.

"Banyak anak di daerah terpencil yang memiliki potensi besar, tetapi sering terkendala kondisi ekonomi dan kurangnya asupan gizi yang memadai. Dengan hadirnya program MBG, beban orang tua berkurang, sementara anak-anak mendapatkan kepastian gizi seimbang di sekolah," kata Riska dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 8 Oktober 2025.

Menurut dia, intervensi gizi di usia emas bukan hanya soal tumbuh tinggi dan sehat, tapi juga soal tumbuh cerdas. 
 

 
"Ketika nutrisi anak terpenuhi, kemampuan belajarnya meningkat dan kehadiran di sekolah menjadi lebih konsisten,” tuturnya.
     
Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan program tetap dikawal secara serius, terutama terkait kualitas menu dan higienitas dapur penyedia. 

Ia juga mengapresiasi evaluasi pemerintah terkait mekanisme pengawasan dan evaluasi yang ketat agar manfaat program dapat terukur dan berkelanjutan.
 
“Tantangan ke depan adalah menjaga konsistensi dan mutu pelaksanaan di lapangan. Jika pengawasan diperkuat, manfaat program ini akan sangat besar terhadap kemajuan pendidikan kita. Kita patut apresiasi respons cepat dari Presiden Prabowo terkait evaluasi ini,” tandasnya.
 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya