Berita

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono dan Dirjen Perikanan Tangkap Lotharia Latif bersama 11 mitra pendukung program ekonomi biru di Bali, Senin, 6 Oktober 2025. (Foto: Humas KKP)

Bisnis

11 Mitra Siap Sukseskan Pembangunan Ekonomi Biru

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 23:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Kelautan dan Perikanan mendapat dukungan penuh dari 11 mitra pembangunan dalam mengimplementasikan kebijakan ekonomi biru. 

Dukungan ini untuk memastikan pelaksanaan program-program yang menjadi turunan kebijakan tersebut dapat terlaksana sesuai ketentuan dan tujuan yang ingin dicapai.

Perwakilan mitra pembangunan melakukan penandatanganan dan penyerahan komitmen bersama kepada Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif di Bali beberapa waktu lalu. 


Kegiatan ini berlangsung pada momen Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan dalam rangka memperingati HUT ke-26 KKP.

“Salah satu yang kami kembangkan saat ini adalah Ocean Big Data, yakni transformasi digital yang menjadi salah satu kunci mewujudkan ekonomi biru. Ini harus jadi perhatian teman-teman NGO untuk memastikan data yang valid dan akurat,” tegas Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 8 Oktober 2025.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif mengatakan peran dan kontribusi para mitra mencakup berbagai aspek, mulai dari pendampingan teknis, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan riset ilmiah, hingga fasilitasi pembiayaan yang berkelanjutan.

“Salah satu komitmen teman-teman NGO ini yang paling krusial saat ini adalah program kampung nelayan merah putih (KNMP) yang menjadi prioritas Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Latif.

Ia menambahkan komitmen para mitra ini tertuang dalam dokumen yang ditandatangani bersama sebagai bentuk dukungan penuh dalam terwujudnya pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan, adil dan modern serta sejalan dengan program ekonomi biru.

Terdapat lima komitmen yang telah disepakati, pertama mendorong penerapan penangkapan ikan terukur berbasis kuota dan strategi pemanfaatan sumber daya ikan untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan serta menjamin keadilan dalam pemanfaatannya. Kedua, mendukung peningkatan kapasitas nelayan, perbaikan tata kelola, serta pengembangan sistem pencatatan dan pemantauan perikanan yang transparan dan akuntabel.

Selanjutnya yang ketiga meningkatkan penerapan inovasi dan teknologi ramah lingkungan, serta memperkuat infrastruktur yang mendukung pengelolaan perikanan tangkap modern.

Keempat memfasilitasi kerja sama dan investasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bersama melalui kemitraan yang meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem laut, dan yang kelima mendukung program KNMP melalui pendampingan masyarakat, peningkatan kapasitas, dan fasilitasi pemasaran.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya