Berita

Dua tersangka penyelundupan bahan baku narkotika diamankan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Penyelundupan 9 Kg Narkotika Jaringan Lapas di Selat Riau Digagalkan

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 15:08 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pangkalan TNI AL (Lanal) Bintan menggagalkan penyelundupan bahan baku narkotika yang diduga jenis ekstasi berbentuk kristal serbuk sebanyak 9.390 gram di Perairan Selat Riau pada Selasa 7 Oktober 2025.

Danlanal Bintan, Kolonel Laut (P) Eko Agus Susanto menjelaskan bahwa pengungkapan berawal dari informasi tentang narkotika yang dibawa dari Malaysia dengan tujuan Tanjungpinang.

Berdasarkan informasi itu, petugas melakukan patroli di perairan Selat Riau. Begitu melihat pergerakan speedboat yang mencurigakan, petugas langsung mengejarnya sekitar pukul 01.00 WIB hingga akhirnya berhasil diamankan pada pukul 01.20 WIB.
 

 
"Berdasarkan keterangan dari tersangka berinisial AM dan AG, bahan narkotika tersebut diambil dari seseorang berinisial MM di Johor Malaysia yang akan dibawa ke Tanjungpinang," kata Agus melalui keterangan tertulisnya, Rabu 8 Oktober 2025.

AM mengaku mendapat instruksi melalui telpon dari seseorang berinisial FR dengan upah sebesar Rp50 juta per orang dalam satu kali kegiatan. FR saat ini menjalani penjara di Lapas Tanjungpinang dalam kasus narkoba. 

AM juga mengakui sudah tiga kali menjadi kurir narkotika dan telah mendapati hukuman penjara dalam kasus tersebut. Sementara tersangka AG baru pertama kalinya menjadi kurir narkotika atas ajakan tersangka AM.

Barang bukti beserta tersangka diserahkan ke BNN Provinsi Kepulauan Riau.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya