Berita

Menaker Yassierli.(Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Menaker:

843 Perusahaan Buka Lowongan Program Magang Nasional

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Antusiasme masyarakat terhadap Program Magang Nasional yang baru dibuka sejak 7 Oktober 2025 cukup tinggi.

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli mengatakan, program yang berlangsung hingga 12 Oktober itu dibagi dalam dua fase. Pada fase pertama, perusahaan diberi kesempatan untuk membuka lowongan magang hingga Jumat malam, 10 Oktober 2025.

“Jadi sekarang itu sudah 843 perusahaan yang memposting lowongan magang,” kata Yassierli kepada wartawan usai rapat dengan Komisi IX DPR di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 8 Oktober 2025. 


Sementara itu, fase kedua dimulai hari ini, di mana calon peserta magang dapat melihat dan memilih lokasi magangyang diinginkan.

“Mereka boleh memilih sampai tiga tempat lokasi, nanti yang memilih adalah perusahaan itu sendiri,” kata Yassierli.

Yassierli menambahkan, satu perusahaan bisa saja membuka 10 posisi magang dan menerima pendaftar hingga 50 orang. Proses seleksi sepenuhnya diserahkan kepada perusahaan.

Program ini, kata dia, akan dievaluasi setelah gelombang pertama (batch pertama) selesai untuk memastikan pemerataan dan keadilan sesuai harapan Komisi IX DPR.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya