Berita

Menu MBG. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Program MBG Terus Dibenahi, Orang Tua Murid Tak Perlu Khawatir

RABU, 08 OKTOBER 2025 | 03:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah merupakan kebijakan mulia dan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. 

Terkait itu, Direktur Eksekutif Edu Watch Indonesia (EWI) Annas Fitrah Akbar meminta masyarakat, khususnya para orang tua murid agar tidak khawatir dan tetap mendukung program tersebut.

“Program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap masa depan anak-anak kita. Niat baik seperti ini harus kita dukung bersama, bukan diragukan. Pemerintah sudah menunjukkan respons cepat dan tegas dalam menangani setiap kendala di lapangan,” ujar Annas dalam pesan elektronik yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 7 Oktober 2025.


Ia memuji langkah Presiden Prabowo Subianto yang langsung memerintahkan evaluasi menyeluruh pasca munculnya insiden di beberapa daerah. Menurutnya, tindakan cepat tersebut menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada perbaikan sistem.

“Presiden tidak menutup mata. Beliau segera memerintahkan audit terhadap dapur penyedia, jalur distribusi, hingga standar menu. Itu menunjukkan bahwa keselamatan dan kualitas gizi anak-anak adalah prioritas utama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Annas menegaskan bahwa orang tua murid tidak perlu khawatir karena pemerintah sedang memperkuat tata kelola program dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari ahli gizi, lembaga pendidikan, hingga pengawas independen.

“Semua langkah korektif sedang dilakukan. Pemerintah memastikan bahan pangan yang digunakan aman, higienis, dan memenuhi standar gizi. Anak-anak kita tetap akan mendapatkan makanan sehat dan bergizi sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya,” pungkasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya