Berita

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menggelar pertemuan dengan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar di Jalan Widya Chandra IV No. 23, Jakarta Selatan, Selasa 7 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Nusantara

Cak Imin Duga Keterbatasan Dana Penyebab Ponpes Al Khoziny Ambruk

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 17:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, diduga akibat keterbatasan anggaran, sehingga tidak melakukan perencanaan memadai

"Rata-rata pesantren-pesantren dengan bangunan yang sangat tua itu tidak diikuti dengan perencanaan yang memadai," kata Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin kepada wartawan saat jumpa pers bersama Menteri Agama (Menag) Nasaruddin di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Selasa 7 Oktober 2025. 

Cak Imin menegaskan, perencanaan pembangunan yang buruk disebabkan oleh tiga hal; pertama keterbatasan anggaran, usia yang sangat tua, dan pesantren yang menjaga independensi.


Atas dasar itu, Cak Imin akan bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan lembaga negara lainnya untuk melakukan penyelamatan pesantren-pesantren dengan usia yang sangat tua di atas 100 tahun dan bangunan-bangunan yang rawan.

"Kita akan prioritaskan pesantren-pesantren yang memang sangat rawan dan sangat tua usiannya," kata Cak Imin, 

"Pesantren-pesantren rata-rata didirikan jauh sebelum kemerdekaan. Pesantren di Sidoarjo ini lahir tahun 1915 dan pesantren-pesantren lainnya," sambungnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya