Berita

Kapala kargo Belanda Minervagracht (Foto: X)

Dunia

Awak Kapal Kargo Belanda Tewas Diserang Houthi

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 16:26 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang kru kapal kargo Belanda yang menjadi korban serangan kelompok Houthi di Teluk Aden pekan lalu dilaporkan meninggal dunia akibat luka yang dideritanya. 

Kabar duka itu dikonfirmasi oleh operator kapal asal Amsterdam, Spliethoff, seperti dikutip dari Reuters pada Selasa, 7 Oktober 2025. 

“Seorang anggota kru kapal kami yang terluka dalam serangan tersebut telah meninggal dunia akibat luka-lukanya,” demikian pernyataan Spliethoff. 


Pihak perusahaan tidak mengungkapkan identitas korban, namun seorang juru bicara kepada penyiar Belanda menyebut bahwa korban merupakan warga negara Filipina.

Kapal kargo bernama Minervagracht diserang saat berada di perairan internasional Teluk Aden. Serangan menggunakan bahan peledak itu menyebabkan kerusakan parah dan memicu kebakaran di kapal.

Helikopter penyelamat kemudian mengevakuasi 19 kru kapal yang berasal dari Rusia, Ukraina, Filipina, dan Sri Lanka.

Kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Sejak 2023, kelompok ini telah melancarkan berbagai serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah dan Teluk Aden, dengan alasan mendukung rakyat Palestina di tengah konflik antara Israel dan Gaza.

Spliethoff menambahkan bahwa satu kru lainnya masih menjalani perawatan medis di Djibouti.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya