Berita

Jalan Raya Mesir (Foto: Reuters)

Dunia

Hamas-Israel Rundingkan Proposal Gencatan Senjata Trump di Mesir

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 15:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Delegasi Hamas dan Israel memulai pembicaraan tidak langsung di Mesir pada Senin waktu setempat, 6 Oktober 2025 dalam upaya mengakhiri perang hampir dua tahun di Gaza. 

Proses tersebut berlangsung di bawah rencana perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Media Al-Qahera News yang dekat dengan intelijen Mesir melaporkan, putaran pertama pembicaraan berakhir dengan suasana positif dan akan dilanjutkan pada Selasa, 7 Oktober 2025.


Negosiasi dilakukan secara tertutup dengan mediator Mesir dan Qatar, hanya beberapa pekan setelah Israel berusaha menargetkan negosiator utama Hamas dalam serangan di Qatar.

Trump menyatakan optimistis terhadap peluang tercapainya kesepakatan. 

“Saya cukup yakin kita akan mencapai kesepakatan. Hamas telah menyetujui beberapa hal penting,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Putih.

Fokus utama pembicaraan adalah mekanisme pertukaran sandera dan tahanan, serta penetapan gencatan senjata sementara. Menurut sumber dekat Hamas, tahap awal rencana mencakup pembebasan 47 sandera yang masih ditahan di Gaza dengan imbalan ratusan tahanan Palestina di penjara Israel. 

“Negosiasi ini diperkirakan akan berlangsung beberapa hari, mengingat kompleksitas situasi di lapangan,” kata sumber tersebut.

Rencana Trump mencakup perlucutan senjata Hamas dan penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan pasukan akan tetap dikerahkan jauh ke dalam wilayah Gaza hingga semua sandera dibebaskan.

Seorang pejabat Hamas menyebut kesepakatan awal juga akan mencakup penghentian serangan udara Israel secara paralel dengan penghentian operasi militer Hamas.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya