Berita

Ilustrasi (Foto: Open AI)

Tekno

AMD Teken Kesepakatan Jumbo dengan OpenAI

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 15:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pembuat chip asal Amerika Serikat, AMD (Advanced Micro Devices), akan memasok chip kecerdasan buatan (AI) untuk OpenAI.

Kerja sama ini mempererat hubungan antara OpenAI dan AMD, yang menjadi pesaing utama Nvidia dalam pasar chip AI.

Proyek ini mencakup pemasangan ratusan ribu chip AI AMD mulai pertengahan 2026, dengan kapasitas daya setara enam gigawatt, cukup untuk memenuhi kebutuhan energi lima juta rumah tangga di AS. 


"Kami memandang kesepakatan ini sebagai sesuatu yang transformatif, tidak hanya bagi AMD, tetapi juga bagi dinamika industri," kata Forrest Norrod, wakil presiden eksekutif AMD, dikutip dari Reuters, Selasa 7 Oktober 2025.

AMD memperkirakan akan meraup lebih dari 100 miliar Dolar AS dalam empat tahun dari OpenAI dan pelanggan lainnya.

Setelah pengumuman tersebut, saham AMD melonjak lebih dari 34 persen pada Senin, menjadi kenaikan harian terbesar dalam lebih dari sembilan tahun dan menambah sekitar 80 miliar Dolar AS ke nilai pasarnya.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya