Berita

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap A, K, dan D yang menyelundupkan narkotika jenis sabu seberat lebih dari 12 kilogram. (Foto: Polres Metro Jakpus)

Presisi

Polisi Amankan Sabu 12 Kg dalam Truk Jeruk di Tol Japek

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 13:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polres Metro Jakarta Pusat mengagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat lebih dari 12 kilogram yang disembunyikan dalam dua jerigen berwarna biru dalam truk pengangkut jeruk di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Jawa Barat pada Kamis 2 Oktober 2025 sekitar pukul 21.30 WIB.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, tiga orang pelaku diamankan yang penyergapan tersebut, yakni A (30), K (39), dan D (38).

"Ketiganya diduga kuat sebagai bagian dari jaringan peredaran sabu lintas provinsi, mulai dari Aceh, Jakarta, hingga Jawa Tengah," kata Susatyo dalam keterangan resmi pada Selasa 7 Oktober 2025.


Sabu disembunyikan dalam dua jerigen warna biru yang disamarkan di antara muatan buah jeruk agar luput dari pemeriksaan.

“Bayangkan, 12 kilogram sabu bisa merusak puluhan ribu jiwa. Ini bukan sekadar penindakan, tapi juga penyelamatan masa depan bangsa,” kata Susatyo.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Wisnu S. Kuncoro memperkirakan sabu tersebut memiliki nilai miliaran rupiah dan berpotensi didistribusikan dalam paket-paket kecil ke berbagai daerah.

“Satu gram sabu dapat menghancurkan satu kehidupan. Dengan menyita lebih dari 12 kilogram, kami berhasil menyelamatkan puluhan ribu nyawa,” kata Wisnu.

Ketiga tersangka telah ditahan dan dijerat dengan UU 35/ 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup hingga pidana mati.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya