Berita

Kolase mantan Direktur Utama PT PLN Batubara, Khairil Wahyuni dengan kesuksesan bisnis. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Mantan Dirut PLN Batubara Punya Sembilan Kunci Bisnis Moncer

SELASA, 07 OKTOBER 2025 | 01:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sejak merintis sebagai pebisnis, Mantan Direktur Utama PT PLN Batubara, Khairil Wahyuni tidak ingin mengulang kegagalan yang pernah dialami sebagai pekerja profesional. 
 
Khairil benar-benar fokus berpegangan pada Alquran dan keteladanan Rasulullah. Ia pun memiliki sembilan rules  bisnis yang pernah dipraktikkan selama berkarier di PLN hingga sukses menduduki jabatan direksi di PLN batubara.
 
“Rinciannya. Pertama, tujuan bisnis terarah. Kedua, punya tim atau orang-orang (pekerja) yang mumpuni dalam mengurus bisnis. Ketiga, ada aturan main menjalankan usaha. Keempat, ada modal (bisa berupa uang atau barang) agar bisnis berjalan. Kelima, pengelola bisnis harus punya karakter bagaimana agar bisa sukses,” jelas Khairil dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 6 Oktober 2025.
 

 
Lanjut dia, keenam, punya target bisnis. Ketujuh, mengetahui apa yang menjadi target owner. 

“Misalnya, perusahaan untung, dan owner puas. Kedelapan, bagaimana  proses bisnis dijalankan (mulai belanja bahan/barang, proses produksi, penjualan, dan hasil akhir). Kesembilan, mempunyai key performance indicators atau indikator kinerja,” bebernya. 
 
Kesembilan elemen dasar bisnis ini, menurutnya harus dikelola secara berkesinambungan dan terarah, bukan sporadis.
 
"Kesembilan dasar dalam berbisnis ini saya dapatkan dalam pengalaman saat sukses sebagai pelaku pekerja. Saya katakan sukses karena saya bisa berkarier menduduki posisi puncak sebagai direksi (Dirut PT PLN Batubara)," ungkap dia. 
 
Namun, Khairil mengingatkan, tetap mendasarkan kerangka berpikir bisnis dalam perspektif Alquran. Selain itu, juga kerangka berpikir untuk mengantisipasi ancaman-ancaman. 

“Sehingga, berhati-hati dalam mengambil suatu tindakan. Apabila bisnis dikelola secara baik dan kehati-hatian, maka hasilnya dipastikan sukses dengan ridho Allah,” tuturnya. 
 
"(Fakta) Pengalaman sepanjang karier saya, norma Alquran ini kekal, yang lainnya berubah. Aturan-aturan, norma-norma hukum bisnis tidak tetap, sifatnya dinamis. Karena bisnis dipengaruhi faktor eksternal dan faktor internal, dan kedua faktor tersebut tidak pasti/berubah ubah," pungkas Khairil.  
 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya