Berita

Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan (kanan) meninjau pembersihan bangunan musala Pondok Pesantren (ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. (Foto: Humas BNPB)

Nusantara

10 Orang Korban Ponpes Al Khoziny Roboh Belum Ditemukan

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 19:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pencarian korban insiden robohnyq musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, masih dilakukan, karena terdapat 10 orang belum ditemukan.

Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Budi Irawan memimpin proses pencarian yang dibarengi dengan pembersihan sisa puing di lapangan.

"Hari ini kita harapkan akan selesai pembersihan dan evakuasi,” kata Budi dalam keterangan tertulis BNPB, Senin 6 Oktober 2025.


Menurut Budi, hasil pengumpulan informasi kaji cepat di lapangan diperkirakan masih ada jenazah yang tertimbun, namun jumlahnya belum diketahui dengan pasti. 

“Diperkirakan tinggal 10 orang lagi yang sampai saat ini masih dalam proses pencarian,” kata Budi.

Adapun berdasarkan hasil pendataan per pukul 14.45 WIB hari ini, jumlah korban meninggal dunia atas insiden ambruknya gedung musala di Ponpes Al Khoziny telah mencapai 53 orang.

Sementara itu, korban masih dalam perawatan ada 6 orang, kemudian jumlah yang telah selesai menjalani perawatan sebanyak 97 orang, termasuk satu orang yang tidak membutuhkan perawatan.

Adapun tim SAR gabungan juga menemukan lima potongan bagian tubuh. Temuan bagian tubuh ini masih dalam tahap identifikasi oleh pihak Disaster Victim Identification (DVI) di Rumah Sakit Bhayangkara, Surabaya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya