Berita

Kabidhumas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid (Foto: Humas Polri)

Presisi

Polisi Klaim Tidak Ada Kemacetan Meski Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 08:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. 

Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid, menyebut lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.


Kendati ada peningkatan jumlah penonton, selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.

"Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Kholid dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Minggu, 5 Oktober 2025.

Dalam praktiknya, pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.

“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkap Kholid.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya