Berita

Menteri Keuangan Baru Prancis, Roland Lescure (Foto: Instagram @roland.lescure)

Dunia

Prancis Punya Menkeu Baru dengan Tantangan Besar soal Anggaran

SENIN, 06 OKTOBER 2025 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kantor Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Minggu, 5 Oktober 2025, mengumumkan susunan kabinet baru yang akan dipimpin oleh Perdana Menteri Sebastien Lecornu. 

Dikutip dari AFP, Roland Lescure, sekutu dekat Macron, ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Bruno Le Maire. Sementara Le Maire kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan. 
Beberapa pejabat penting tetap menempati posisi lama, seperti Jean-Noel Barrot di Kementerian Luar Negeri, Bruno Retailleau di Kementerian Dalam Negeri, dan Gerald Darmanin di Kementerian Kehakiman.
Lescure, yang dikenal memiliki pandangan politik sayap kiri, menghadapi tantangan besar untuk menyusun kompromi anggaran tahun depan di parlemen yang terpecah menjelang akhir tahun. 
Perdebatan mengenai anggaran memanas karena parlemen terbagi menjadi tiga blok politik yang berseberangan secara ideologis, sehingga sulit mencapai kesepakatan.  Dua perdana menteri sebelumnya gagal mempertahankan jabatannya akibat tekanan untuk menekan defisit anggaran Prancis, di tengah pengawasan ketat dari lembaga pemeringkat dan investor.

Perdebatan mengenai anggaran memanas karena parlemen terbagi menjadi tiga blok politik yang berseberangan secara ideologis, sehingga sulit mencapai kesepakatan.  Dua perdana menteri sebelumnya gagal mempertahankan jabatannya akibat tekanan untuk menekan defisit anggaran Prancis, di tengah pengawasan ketat dari lembaga pemeringkat dan investor.
Untuk menarik dukungan dari partai Sosialis, Lecornu mengusulkan pajak kekayaan baru yang telah lama diperjuangkan kubu kiri, namun dengan pengecualian bagi aset para pemilik usaha agar tidak mengganggu sektor bisnis dan lapangan kerja. Ia juga menegaskan tidak akan menggunakan kewenangan konstitusional khusus untuk memaksakan anggaran tanpa persetujuan parlemen.

Lecornu dijadwalkan menyampaikan pidato kebijakan umum di parlemen pada Selasa mendatang. Sejumlah partai sayap kiri sudah mengancam akan mengajukan mosi tidak percaya terhadapnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya