Berita

Presiden RI Prabowo Subianto di upacara HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu, 5 Oktober 2025 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Pertahanan

Prabowo Izinkan TNI Pilih Pemimpin Tanpa Pertimbangkan Senioritas

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 09:57 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kepemimpinan yang kompeten dan berintegritas di tubuh TNI.

Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya saat memimpin upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu, 5 Oktober 2025.

Prabowo mengingatkan para perwira dan komandan di setiap tingkatan untuk terus membina diri serta memberi keteladanan dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan tidak ada tempat bagi pemimpin yang tidak profesional dalam struktur TNI.


“Kepemimpinan di TNI harus kepemimpinan keteladanan, harus kepemimpinan Ing Ngarso Sung Tulodo, harus memberi contoh di depan. Tidak ada tempat untuk pemimpin pemimpin yang tidak kompeten, yang tidak profesional, yang tidak mengerti tugasnya,” tegas Prabowo.

Ia juga menugaskan Panglima TNI dan para kepala staf untuk terus melakukan penilaian terhadap kepemimpinan di semua jenjang. Menurutnya, prajurit TNI berhak mendapatkan figur pemimpin terbaik.

“Panglima TNI dan kepala staf terus menerus saya perintahkan menilai pemimpin pemimpin yang ada di TNI. Prajurit kita berhak dan menuntut kepemimpinan yang terbaik, kepemimpinan yang terbaik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo memberikan keleluasaan kepada Panglima TNI dan kepala staf untuk menentukan calon pemimpin tanpa harus terpaku pada senioritas. Penilaian, kata dia, harus berlandaskan prestasi dan dedikasi terhadap bangsa.

“Saya memberi izin kepada panglima TNI dan kepala staf dalam rangka seleksi kepemimpinan tidak perlu selalu memperhitungkan senioritas yang penting prestasi, pengabdian, cinta tanah air,” kata Prabowo.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya