Berita

Ratusan siswa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah dirawat usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pemkab Purworejo Tanggung Biaya Pengobatan Ratusan Siswa Keracunan MBG

MINGGU, 05 OKTOBER 2025 | 05:47 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo mengimbau masyarakat tidak panik dalam merespons kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa SMP dan SMA.

"Pemerintah daerah berkomitmen penuh menangani kasus ini, termasuk memastikan seluruh biaya pengobatan ditanggung,” kata Ketua Satgas MBG Purworejo, dr. Tolkha dikutip dari RMOLJateng, Minggu 5 Oktober 2025.

Tercatat ada 134 siswa yang diduga keracunan MBG, masing-masing berasal SMPN 8 Purworejo dan SMAN 3 Purworejo. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.


Tolkha menjelaskan bahwa sebagian besar korban dirawat secara rawat jalan, namun ada pula yang harus menjalani perawatan inap.

“Korban terbanyak ditangani di Puskesmas Bubutan sebanyak 102 orang, disusul Puskesmas Bragolan 14 orang, RS Tjokronegoro 10 orang, RS Tjitrowardojo 5 orang, Puskesmas Ngombol 1 orang, RS Panti Waluyo 1 orang, serta RS Amanah Umah 1 orang,” kata Tolkha.

Tolkha juga menegaskan, pihaknya sudah mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium guna memastikan penyebab keracunan.

"Satgas MBG mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam mengonsumsi makanan, terutama yang disuplai secara massal," pungkas Tolkha.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya