Berita

Srikandi Pemuda Pancasila gelar Rakernas, Sabtu 4 Oktober 2025 (Foto: Srikandi PP)

Nusantara

Jelang Usia Setengah Abad

Srikandi Pemuda Pancasila Gelar Rakernas

SABTU, 04 OKTOBER 2025 | 14:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Srikandi Pemuda Pancasila menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2025 sekaligus menandai setengah abad perjalanan organisasi ini. Dalam rakernas yang berlangsung di Jakarta, Sabtu 4 Oktober 2025, Srikandi Pemuda Pancasila mendukung salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yakni pemberdayaan perempuan.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Srikandi Pemuda Pancasila Sarimaya mengatakan, sebagai organisasi perempuan ormas Pemuda Pancasila, Srikandi Pemuda Pancasila terus memperkuat garis perjuangannya. 

"Jika dilihat secara struktur organisasi, Srikandi Pemuda Pancasila ini diketuai oleh beragam warna. Alhamdulillah, beberapa kader telah duduk di legislator, salah satunya di DPR RI. Sehingga program terkait pemberdayaan perempuan yang ada dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto betul-betul kami dukung dan aspirasikan langsung di DPR," kata Sarimaya dalam konferensi pers. 


Dalam rakernas ini, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Srikandi Pemuda Pancasila akan menyampaikan laporan kegiatan dari masing-masing wilayah. Kemudian, DPNakan melakukan evaluasi untuk merencanakan program kerja Srikandi Pemuda Pancasila se-Indonesia. 

Waketum Srikandi Pemuda Pancasila Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Novita Wijayanti menambahkan, kader Srikandi Pemuda Pancasila di seluruh jenjang didorong untuk melakukan kegiatan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat, agar keberadaan Srikandi berdampak positif secara sosial.

"Kita harus berbuat dan memberikan nilai dan dirasakan masyarakat di manapun kita berada, tidak harus besar tapi sekecil apapun arahan dari Ketum itu kita bs bersama-sama dengan rakyat. Misalnya kita buat bakti sosial dengan anak-anak yatim piatu, sekecil apapun, bersih-bersih lingkungan. Apa yg kita bs lakukan, kita lakukan," ungkapnya.

Senada, Waketum Srikandi Bidang Organisasi, Politik dan Hukum, Netty P. Heryawan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong kader Srikandi Pemuda Pancasila agar lebih banyak lagi yang terjun ke dunia politik. Tujuannya agar pemerintah dapat memberikan peran dan fungsi yg lebih besar kepada kaum perempuan.

"Agar segala aspirasi tentang perempuan terus disuarakan dan diimplementasikan secara maksimal," ujar Netty.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya