Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Menguat Tipis di Hari Ketiga Shutdown AS

SABTU, 04 OKTOBER 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat ditutup menguat dalam perdagangan yang berlangsung cukup bergejolak di hari ketiga penutupan pemerintahan (government shutdown).

Dikutip dari Reuters, pada penutupan perdagangan Jumat 3 Oktober 2025, rata-rata Industri Dow Jones naik 238,56 poin atau 0,51 persen menjadi 46.758,28. Indeks S&P 500 naik tipis 0,44 poin atau 0,01 persen ke level 6.715,79, sedangkan Nasdaq Composite melemah 63,54 poin atau 0,28 persen menjadi 22.780,51.

Sektor teknologi di S&P 500 mengalami pelemahan, terutama setelah saham Applied Materials turun 2,7 persen. Produsen peralatan chip itu memperkirakan kerugian pendapatan sekitar 600 juta dolar AS untuk tahun fiskal 2026.


Saham Tesla juga turun 1,4 persen, sementara sektor utilitas justru menguat 1,2 persen dan menjadi pendorong utama kenaikan di antara sektor S&P 500.

Sementara itu, laporan penggajian nonpertanian AS untuk September belum dirilis karena penutupan sebagian pemerintahan. 

Investor juga masih mencermati survei dari Institute for Supply Management (ISM) yang menunjukkan indeks ketenagakerjaan sektor jasa mengalami kontraksi empat bulan berturut-turut. Kondisi ini memperkuat harapan bahwa Federal Reserve akan kembali memangkas suku bunga.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya