Berita

Polisi bentrok dengan demonstran pro-Palestina dan anti-Israel dalam sebuah protes di Barcelona, Spanyol, pada Kamis, 2 Oktober 2025 (Foto: AP)

Dunia

Demonstran Eropa Mengamuk Usai Flotilla Gaza Diblokir Israel

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 13:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ribuan demonstran pro-Palestina turun ke jalan di berbagai kota Eropa untuk memprotes tindakan Israel yang mencegat armada bantuan kemanusiaan ke Gaza. 

Aksi besar yang berlangsung Kamis waktu setempat, 3 Oktober 2025 itu menyebabkan kemacetan lalu lintas serta perusakan sejumlah toko dan restoran.

Gelombang protes muncul setelah pasukan bersenjata Israel menyerang sekitar 40 kapal dalam Global Sumud Flotilla, armada yang berusaha menembus blokade laut untuk mengirimkan bantuan ke Gaza. Lebih dari 400 aktivis asing ditangkap, termasuk aktivis iklim asal Swedia, Greta Thunberg.


Di Barcelona, massa memecahkan kaca dan mencoret dinding toko serta restoran seperti Starbucks, Burger King, dan Carrefour dengan slogan pro-Palestina. 

Mereka menuduh jaringan bisnis tersebut ikut mendukung serangan Israel ke Jalur Gaza. 

“Ini satu-satunya cara kami menunjukkan kepedulian, tapi saya rasa merusak toko bukanlah jalan yang benar. Kita harus menyuarakannya secara damai,” ujar Akram Azahomaras, salah satu peserta aksi, seperti dimuat Reuters

Di Italia, aksi dipimpin mahasiswa dan serikat pekerja. Sejumlah kampus seperti Statale Milan dan La Sapienza Roma diduduki, sementara akses ke Universitas Bologna diblokir dengan ban mobil. Di Turin, ratusan orang menutup jalan lingkar kota sebagai bentuk solidaritas terhadap flotilla Gaza.

Serikat pekerja Italia menyerukan pemogokan umum dan menggelar lebih dari 100 aksi di berbagai daerah. Tenaga kesehatan di Roma juga mengadakan aksi kilat dengan menyalakan senter dan membacakan nama 1.677 petugas kesehatan yang tewas di Gaza. 

Namun, aksi besar ini menuai kritik dari Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto. 

“Apakah menutup bandara atau menghancurkan toko di Italia akan membawa kelegaan bagi rakyat Palestina?” tulisnya di platform X.

Protes serupa juga berlangsung di Dublin, Paris, Berlin, dan Jenewa. Di luar Eropa, aksi dukungan terhadap flotilla digelar di Buenos Aires, Meksiko City, dan Karachi. 

Di Istanbul, massa berkumpul di depan kedutaan Israel dengan spanduk bertuliskan, “Israel sedang membantai kemanusiaan, bukan hanya Gaza.”

Menurut otoritas Palestina, perang di Gaza telah menewaskan lebih dari 66.000 orang. Sementara itu, serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 menyebabkan sekitar 1.200 orang tewas di Israel dan 251 orang disandera ke Gaza.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya