Berita

Ilusrasi (Foto: The Guardian)

Bisnis

Penjualan Minyak Zaitun Palestina Meningkat di Inggris

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 11:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produk minyak zaitun asal Palestina merek Zaytoun semakin populer di Inggris, dan penjualannya melonjak 50 persen hingga mencapai 3,2 juta Poundsterling (sekitar Rp64 miliar) pada 2024. 

Lonjakan ini dianggap sebagai bentuk solidaritas konsumen dengan warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Perusahaan sosial Zaytoun, yang namanya diambil dari kata Arab untuk “zaitun”, didirikan untuk mendukung ketahanan komunitas Palestina melalui perdagangan yang adil.


“Membeli minyak zaitun extra virgin dan kurma medjool dari wilayah tersebut memberi konsumen cara nyata untuk membantu warga Palestina,” kata direktur pelaksana Zaytoun, Manal Ramadan White, dikutip The Guardian, Jumat 3 Oktober 2025.

Menurutnya, konsumen merasa bisa berkontribusi meski lewat langkah kecil. “Mereka bisa berkata: saya sudah melakukan ini,” ujarnya. Peningkatan penjualan menunjukkan bahwa orang ingin membuat perbedaan lewat daya beli mereka.

Zaytoun membeli minyak zaitun dari petani kecil di Tepi Barat. Botol 500 ml dijual sekitar 15 Poundsterling (Rp300 ribu), dan mereka berharap ada auditor lokal baru yang bisa mensertifikasi panen mendatang.

Namun, distribusi produk Zaytoun tidak mudah. Barang harus dikirim dari pelabuhan Haifa di Israel dengan rute berliku melewati pos pemeriksaan. Palet bahkan ditumpuk rendah agar anjing pelacak bisa melompatinya, menambah tantangan dalam menjaga pasokan tetap lancar.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya