Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Cetak Rekor Penutupan Ditopang Sektor Teknologi

JUMAT, 03 OKTOBER 2025 | 09:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat berakhir di garis hijau dipimpin oleh saham teknologi.

Kenaikan tiga indeks saham acuan di wall street seiring investor mengabaikan kekhawatiran terkait penutupan pemerintah AS atau shutdown pemerintah AS yang telah memasuki hari kedua.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 78,62 poin atau 0,17 persen menjadi 46.519,72. S&P 500 menguat 4,15 poin atau 0,06 persen ke posisi 6.715,35. Nasdaq Composite Index bertambah 88,89 poin atau 0,39 persen menjadi 22.844,05. 


Sentimen pasar dipengaruhi data tenaga kerja swasta yang lemah di tengah government shutdown AS, sehingga ekspektasi pemangkasan suku bunga the Fed dua kali lagi tahun ini semakin kuat.

Saham-saham yang menguat adalah Nvidia, Apple, Broadcom menopang kenaikan. Saham Tesla jatuh 5 persen usai kekhawatiran insentif pajak. Saham Coca-Cola dan JPMorgan Chase merosot masing-masing 1,02 persen dan 1,01 persen. 

Jumlah saham yang naik melebihi yang turun dengan rasio 1,16 banding 1 di NYSE , di mana terdapat 530 titik tertinggi baru dan 93 titik terendah baru. Sebanyak 18,77 miliar saham di Wall Street berpindah tangan dibandingkan rata-rata pergerakan 20 hari sebesar 18,83 miliar.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya