Berita

Pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat. (Foto: RMOL/Ahmad Alfian)

Bisnis

Pelantikan Pengurus HIPMI Jakbar: Sinergi Pengusaha Muda untuk Ekonomi Indonesia

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Barat resmi melantik jajaran pengurus periode 2025–2028 di Aula Pemerintahan Kota Jakarta Barat, Kamis, 2 September 2025. 

Dengan mengusung tema “Menguatkan Sinergi Pengusaha Muda untuk Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Barat yang Inklusif”, acara ini menandai tekad besar generasi muda untuk ikut berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah.

Turut hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri Investasi sekaligus Wakil Kepala BKPM RI Todotua Pasaribu, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan, Setiawan Ichlas.


Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Barat, Alvin Reynaldi Setiawan, tampil penuh rasa syukur saat menyampaikan sambutannya. Ia tak sungkan mengakui bahwa perjalanan ke puncak organisasi tak lepas dari dukungan para senior.

“Mereka adalah mentor saya, terutama di keorganisasian dan politik. Makanya harus diundang, kalau tidak nanti offside,” ucap Alvin, disambut tawa hadirin.

Ia juga mengungkapkan bahwa HIPMI telah menjadi wadah yang membentuk dirinya. 

“Masalah saya di komunikasi. Tapi HIPMI jadi wadah belajar, ini buktinya. Lalu saya ambil formulir dengan niatan untuk mensejahterakan anggota HIPMI Jakbar. Saya sempat tidak menyangka,” tuturnya dengan nada haru.

Dari jajaran senior, pesan mengalir penuh harapan. Ketua Dewan Pembina BPC HIPMI Jakarta Barat, Rika Amelia, menyampaikan doa agar kepengurusan baru bisa melampaui batas wilayah. 

“Semoga dapat mengobarkan semangat berwirausaha tidak hanya di Jakarta Barat, tapi di seluruh Nusantara,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Muhammad Riandy Haroen, menekankan pentingnya peran HIPMI di tengah agenda prioritas nasional. 

“Saya yakin dengan Alvin, insya Allah lancar menjalankan roda organisasi. Ketum Alvin harus bisa mengurangi pengangguran di Jakbar. HIPMI Jaya juga mendukung penuh program prioritas Presiden Prabowo Subianto. HIPMI Jaya jangan nyinyir dan harus optimis dengan pembangunan Indonesia,” tegasnya.

Wakil Menteri Investasi/BKPM, Todotua Pasaribu, bahkan menyebut dirinya sebagai “role model” Alvin. Ia bercerita bahwa selama proses menuju pelantikan, Alvin tak pernah merepotkan. 

“Saya tanya dia, butuh apa? Dia bilang butuh support dan doa. Sampai dia dilantik, saya nggak pernah direpotkan. Selain bapakmu, saya juga orang yang berbahagia. Tugasmu 3 tahun ke depan bangun HIPMI Jakbar sebaiknya, itu tiket untuk perjalanan karirmu,” ujar Todotua.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jakarta Barat.
 
“Mereka ini pengusaha, bukan ormas pak. Daripada Pak Wali kasih proyek ke yang tak jelas, Pak Wali boleh percayakan ke adik-adik ini,” pintanya.

Todotua menutup dengan menegaskan target ambisius pemerintah dalam lima tahun ke depan. 

“Pemerintah saat ini punya target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Angka ambisius ini rumusannya datang dari konsumsi dan realisasi investasi. HIPMI punya peran besar di situ,” katanya.

Dengan semangat kolaborasi, HIPMI Jakarta Barat periode 2025–2028 bertekad menjadi motor perubahan—bukan hanya sebagai rumah bagi para pengusaha muda, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekonomi inklusif di Jakarta Barat.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya