Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Adira dan Mandala Finance Resmi Merger

KAMIS, 02 OKTOBER 2025 | 09:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan pembiayaan komersial PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) resmi bergabung ke dalam PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF). Hal ini ditandai dengan seremoni di cabang Adira Finance (dahulu Mandala Finance) Bekasi.

Dengan penggabungan yang telah berlaku efektif pada Rabu 1 Oktober 2025, Adira menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia. 

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, menegaskan penggabungan ini merupakan momentum bersejarah bagi perseroan. Pihaknya pun antusias menyambut Mandala Finance sebagai bagian dari keluarga besar Adira.


"Dengan jaringan yang lebih luas, bisnis dan pasar yang semakin beragam, serta dukungan kolaborasi yang kuat bersama Danamon dan MUFG Group, kami percaya Adira Finance dapat memberikan nilai tambah bagi konsumen, mitra bisnis, dan masyarakat luas," kata Dewa, dalam keterangannya yang kutip redaksi di Jakarta, Kamis 2 Oktober 2025.

Usai peleburan, seluruh produk, layanan, serta jaringan bisnis Mandala Finance akan secara bertahap diintegrasikan dan beroperasi di bawah merek dan sistem Adira Finance. Selama masa transisi, cabang akan menggunakan identitas 'Adira Finance' untuk memudahkan pelanggan mengenali perubahan.

Seluruh pelanggan Mandala Finance pun otomatis menjadi bagian dari Adira Finance dengan tetap melanjutkan perjanjian pembiayaan yang berlaku. Nomor kontrak, jumlah angsuran, dan jatuh tempo tidak berubah.

Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Adira Finance juga tetap sama seperti yang berlaku saat ini. Tidak ada perubahan komposisi manajemen sebagai akibat dari penggabungan, sehingga perusahaan dapat melanjutkan proses integrasi dengan kepemimpinan yang solid dan konsisten.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya