Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menghadiri Rapat Koordinasi Akeselerasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2025 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Humas Kemenkop)

Bisnis

Kopdes Dapat Stimulus Fiskal Sesuai Atensi Presiden

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 20:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran dan juga paket kebijakan stimulus ekonomi yang harus sudah dapat dijalankan sebelum tanggal 20 Oktober 2025.

Paket kebijakan ini terdiri dari delapan program akselerasi di tahun 2025, empat program dilanjutkan di program 2026, dan lima program andalan pemerintah untuk penyerapan tenaga kerja.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan Khusus di sektor perkoperasian, alokasi pembiayaan yang akan dikucurkan oleh Bank Himbara kepada Koperasi Desa/ Kelurahan (Kopdes/ Kel) Merah Putih terutama untuk memenuhi modal investasi.


"Khusus untuk Kementerian Koperasi diputuskan tentang percepatan pembiayaan untuk mendukung pendirian gudang-gudang, gerai-gerai untuk kegiatan operasional Koperasi Desa Merah Putih," kata Ferry usai menghadiri Rapat Koordinasi Akeselerasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV-2025 yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Wisma Danantara Jakarta, Rabu, 1 Oktober 2025.

Menkop meminta kepada pengelola Kopdes Merah Putih untuk dapat segera menuntaskan perencanaan pembangunan gudang atau gerai yang nantinya akan menunjang kegiatan usaha dari koperasinya.

Ferry juga menyampaikan dalam rapat dibahas beberapa Kebijakan Ekonomi yang akan direalisasikan sebelum tanggal 20 Oktober. Khusus Kementerian Koperasi sudah diputuskan tentang percepatan pembiayaan bagi kegiatan operasional pendirian gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Pertengahan Oktober ini sudah harus mulai proses perencanaan dan pengadaannya kemudian pada November sudah harus dibangun gudang dan gerai gerai, ini sesuai dengan keinginan Presiden (Prabowo)," ujarnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Perencanaan Pembangunas Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama Danantara Dony Oskaria, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti dan sejumlah pimpinan Kementerian/ Lembaga lainnya.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan dukungan optimal diberikan pemerintah untuk memaksimalkan operaisonalisasi dari program-program unggulan dan strategis seperti Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih dan program strategis lainnya.

"Kami juga membahas soal Koperasi Desa Merah Putih, sektor pertanian dan desa nelayan dan program tambak di Pantura yang 20.000 hektar," kata Airlangga.

Pemerintah akan mengakselerasi belanja pada 12 Kementerian dan Lembaga hingga optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga dukungan terhadap UMKM. Berbagai stimus ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak perekonomian yang dimulai dari level paling bawah. 

"Ini akan difinalisasikan dalam 1-2 minggu ke depan," tandasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya