Berita

Pimpinan DPR bersama pemerintah menemui Asosiasi Pengemudi Independen, dan Asosiasi Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia. (Foto: RMOL/Raiza Andini)

Politik

Pimpinan DPR-Pemerintah Percepat Revisi UU Lalu Lintas

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 17:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tiga pimpinan DPR bersama pemerintah menemui sejumlah perwakilan pengemudi untuk menerima masukan terkait revisi UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Komplek DPR, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 OKtober 2025.

Pantauan RMOL, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Syamsurijal, dan Saan Mustopa menemui Asosiasi Pengemudi Independen dan Asosiasi Rumah Berdaya Pengemudi Indonesia. 

Sementara perwakilan pemerintah dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Bambang Eko Suhariyanto.


"Kita menyepakati revisi UU Nomor 22 Tahun 2009 akan dipercepat dengan memasukan hal-hal yang telah disepakati dalam peraturan pemerintah terlebih dahulu,” kata Dasco.

Kesepakatan kedua adalah membentuk tim kecil yang terdiri dari Komisi V DPR, Menteri Perhubungan, dan kementerian lain yang dianggap perlu dan perwakilan asosiasi pengemudi untuk membahas hal-hal teknis. 

“Kami juga sudah menyanggupi beberapa usulan untuk didorong kepada pemerintah, yaitu satu untuk perpanjangan SIM B1 umum dan B2 umum itu tanpa membayar PNBP,” kata Dasco.

Selain itu, mendorong pemerintah untuk menyiapkan rumah bersubsidi supaya pengemudi logistik, bisa mengakses dengan menyinkronkan dengan program tiga juta rumah dengan kementerian perumahan rakyat.

“Kemudian mendorong anak-anak pengemudi untuk bersekolah sampai dengan perguruan tinggi dan anak-anak driver logistik mendapatkan KIP Kuliah dan PIP,” tutup Dasco.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya