Berita

Anggota DPR RI periode 2019-2024 Riyanta. (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

Polri Disarankan Pisahkan Fungsi Reserse dengan SIM

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 16:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Reformasi Polri adalah sebuah keniscayaan. Oleh karena itu, Polri harus ditata ulang agar bisa lebih fokus pada fungsi utama, yaitu menjaga keamanan dalam negeri.

Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus, Riyanta mengingatkan bahwa arah reformasi sektor keamanan sudah ditegaskan sejak era pasca reformasi 1998, khususnya melalui TAP MPR VI dan VII Tahun 2000. 

Dalam aturan tersebut, Polri mendapat mandat sebagai penjaga keamanan negara di dalam negeri, sementara TNI bertugas menjaga pertahanan dari ancaman luar negeri.


Namun, Riyanta menilai Polri saat ini masih terbebani dengan fungsi yang terlalu luas, mulai dari reserse hingga urusan pelayanan masyarakat seperti SIM, STNK, dan BPKB.

“Fungsi reserse sebaiknya dipisah dalam Badan Penyelidik dan Penyidik Nasional. Begitu juga pelayanan SIM, STNK, dan BPKB, bisa dialihkan ke Badan Registrasi dan Identifikasi Nasional,” kata Riyanta kepada wartawan, Rabu 1 Oktober 2025.  

Anggota DPR periode 2019-2024 dari Fraksi PDIP itu menekankan, gagasan tersebut bukan bentuk kritik personal terhadap Polri, melainkan langkah untuk membangun institusi kepolisian yang profesional dan bebas dari kepentingan politik praktis.

“Penataan lembaga ini penting agar Polri benar-benar menjadi pengawal negara. Jangan sampai Polri dan TNI terseret ke dalam politik lima tahunan, karena itu berbahaya bagi masa depan bangsa,” tandas Riyanta.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya