Berita

Menlu Sugiono (Foto: Kemlu RI)

Dunia

Menlu Sugiono Serukan Solidaritas Global Atasi Krisis Rohingya

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 14:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyerukan solidaritas global untuk mengakhiri krisis Rohingya dalam High Level Conference on the Situation of Rohingya Muslims and Other Minorities in Myanmar di New York, Selasa, 30 September 2025.

Menlu menegaskan, tragedi Rohingya tidak dapat dipandang terpisah dari krisis politik yang melanda Myanmar. Menurutnya, penyelesaian yang adil dan berkelanjutan hanya bisa ditempuh melalui dialog inklusif.

“Penyelesaian menyeluruh hanya dapat dicapai dengan mengatasi akar permasalahan melalui dialog inklusif, sejalan dengan Five-Point Consensus,” tegasnya.


Sugiono menyoroti kondisi pengungsi Rohingya yang kian rentan dieksploitasi jaringan kejahatan transnasional, mulai dari perdagangan orang hingga penyelundupan manusia. Ia menegaskan komitmen Indonesia  menindak tegas aktivitas kriminal tersebut. 

“Namun, tidak ada satu negara pun yang dapat bertindak sendirian. ASEAN dan Bali Process harus terus diperkuat sebagai platform kawasan untuk menghadapi migrasi ireguler dan melindungi komunitas rentan,” jelas Sugiono.

Selain kerja sama regional, Menlu Sugiono juga menyerukan penguatan koordinasi internasional dengan lembaga-lembaga multilateral seperti United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), serta International Organization on Migration (IOM).

Indonesia, lanjutnya, mendorong negara-negara pihak Konvensi Pengungsi 1951, khususnya negara maju, agar membuka akses lebih luas bagi pengungsi Rohingya melalui program pemukiman kembali di negara ketiga. 

Menurut Menlu, tanggung jawab kemanusiaan harus ditanggung bersama dan tidak boleh hanya dibebankan kepada negara-negara tertentu di kawasan.

“Sudah delapan tahun pengungsi Rohingya berada dalam ketidakpastian. Kita tidak boleh membiarkan ini berubah menjadi dekade keputusasaan. Komunitas internasional harus berbagi tanggung jawab,” ujar Menlu Sugiono menutup pernyataannya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya