Berita

Mantan Presiden Republik Demokratik Kongo Joseph Kabila (Foto: Associated Press)

Dunia

Mantan Presiden Kongo Divonis Mati

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan militer Republik Demokratik Kongo (RDK) menjatuhkan hukuman mati in absentia kepada mantan Presiden Joseph Kabila.

Dalam putusan yang dibacakan Letnan Jenderal Joseph Mutombo Katalayi pada Selasa, 30 September 2025, Kabila terbukti bersalah atas sejumlah kejahatan berat, mulai dari pengkhianatan, kejahatan terhadap kemanusiaan, pembunuhan, penyerangan seksual, penyiksaan, hingga pemberontakan.

“Berdasarkan Pasal 7 KUHP Militer, hanya ada satu putusan: hukuman terberat, yaitu hukuman mati,” ujar Katalayi saat membacakan vonis, dikutip dari Reuters pada Rabu, 1 Oktober 2025.


Kabila memimpin Kongo sejak 2001 hingga 2019. Ia meninggalkan negara itu pada 2023, namun sempat kembali ke Goma, wilayah di timur yang kini dikuasai kelompok pemberontak M23. Persidangan terhadapnya dimulai Juli lalu, dengan tuduhan mendukung pemberontak yang disebut-sebut mendapat bantuan dari Rwanda.

Rwanda telah membantah tuduhan tersebut. Meski begitu, laporan para ahli PBB menyebut tentara negara itu berperan penting dalam serangan yang dilakukan M23 di timur Kongo.

Hingga kini, tidak diketahui keberadaan Kabila setelah vonis dijatuhkan. Mantan presiden itu sebelumnya menolak tuduhan terhadapnya, dengan menyebut pengadilan hanyalah “alat penindasan politik.”

Meski sudah divonis mati, kemungkinan penangkapan Kabila dinilai kecil. Putusan ini masih bisa diajukan kasasi ke Mahkamah Kasasi, tetapi hanya sebatas soal prosedur, bukan isi perkara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya