Berita

Anggota Komisi I DPR Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Komisi I DPR: Indonesia Sejak Awal Konsisten Perjuangkan Palestina

RABU, 01 OKTOBER 2025 | 00:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR menegaskan bahwa posisi Indonesia terhadap Palestina sudah sangat jelas dan tidak berubah dalam mendukung kemerdekaan. 

Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi saat merespons viralnya foto baliho di media sosial yang memperlihatkan Presiden RI Prabowo Subianto berdampingan dengan sejumlah tokoh dunia di Tel Aviv, Israel.

“Indonesia sejak awal berdiri konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Sikap ini tidak akan pernah berubah,” kata Okta kepada wartawan di Jakarta, Selasa 30 September 2025. 


Legislator PAN ini menekankan bahwa Presiden Prabowo dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB beberapa waktu lalu juga sudah tegas menyuarakan solusi dua negara (two-state solution). 

Menurutnya, presiden menegaskan tidak akan membuka hubungan diplomatik dengan Israel jika tidak mengakui kemerdekaan Palestina.

“Segala bentuk rencana seperti Abraham Accord tidak akan dilakukan jika syarat pengakuan Palestina tidak dipenuhi,” ujar Okta.

Lebih lanjut, Okta meminta Kementerian Luar Negeri untuk dapat melayangkan pesan keberatan secara publik, meskipun Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik resmi.

“Kita harus menunjukan ketegasan sikap keberatan meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik resmi, karena bagaimanapun baliho tersebut tidak sesuai dengan nilai yang sedang Indonesia perjuangkan,” tukasnya.

Okta juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang beredar di media sosial. Menurutnya, publik harus percaya dan mendukung penuh langkah pemerintah dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

“Kita satu suara mendukung Palestina merdeka. Pemerintah pun konsisten terkait sikap ini,” pungkas Legislator Dapil Banten III ini.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya