Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

Negosiasi Tarif AS Target Rampung Oktober

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 19:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah tengah mengebut penyelesaian negosiasi tarif resiprokal 19 persen dari Amerika Serikat (AS), yang ditargetkan rampung pada Oktober 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, proses negosiasi tersebut masih berjalan dan kini masuk tahap penyusunan dokumen hukum (legal drafting).

“Jadi tunggu sampai final, jadi kita sedang siapkan. Harapannya tentu Oktober (2025) ini bisa diselesaikan,” kata Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Selasa 30 September 2025.


Airlangga menambahkan, tarif impor AS terhadap sejumlah produk Indonesia masih dalam tahap negosiasi. Meski demikian, kegiatan ekspor tetap berlangsung tanpa hambatan.

“Tarif AS kan masih dalam negosiasi, sehingga ini belum berlaku. Jadi kalau kita lihat data dari BPS, ekspor masih kuat,” kata Airlangga.

Menurutnya, meski ada pembatasan dari AS, permintaan pasar terhadap produk Indonesia tetap solid. Ia mencontohkan ekspor furnitur, termasuk kayu meranti, yang masih diminati konsumen Amerika. 

Dalam tahap ini, pemerintah, kata Airlangga tengah menegosiasikan sejumlah barang atau produk seperti kelapa sawit, karet maupun kakao yang bisa dikecualikan dari tarif 19 persen.

“Semua yang tanahnya dari Indonesia, seperti kelapa sawit, karet, kakao itu, hampir dipastikan bisa diberikan nol,” pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Pasar Minyak Wait and See Situasi Terkini Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:14

Kedekatan dengan Megawati Menguntungkan Pemerintahan Prabowo

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:04

Telur Jatuh di Bawah Harga Impas, BGN Turun Tangan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:51

Kebakaran Hebat di Kemayoran Ludeskan 250 Rumah

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:38

Video Parade ALF di Perbatasan Aljazair Jadi Sorotan Internasional

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:32

Anies Angkat Topi untuk Dino Patti Djalal: Bukan Diplomat Karbitan

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31

IHSG Loncat 1,35 Persen, Rupiah Tertekan Pagi Ini di Rp17.888 per Dolar AS

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26

Iran Ancam Hentikan Negosiasi Jika Israel Terus Serang Lebanon

Selasa, 02 Juni 2026 | 09:09

Wildan Hakim: Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati Peristiwa yang Natural

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58

GREAT Institute: Shangri-La Dialogue Krusial untuk Navigasi Ketidakpastian Geopolitik

Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya