Berita

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dalam kunjungan kerjanya ke Jeruju Besar. (Foto: Humas Kemenkop)

Bisnis

Kemenkop Gandeng BUMN Optimalkan Operasional Kopdes Jeruju Besar

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Koperasi (Kemenkop) mengoptimalkan operasionalisasi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat. 

Pemerintah pusat, BUMN, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dan pihak terkait lainnya telah bersepakat untuk bahu membahu membantu Kopdes ini agar kegiatan usahanya terakselerasi.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono dalam kunjungan kerjanya ke Jeruju Besar mengatakan bahwa koperasi desa perlu diberdayakan agar menjadi subjek utama dalam penguatan ekonomi rakyat. Salah satunya melalui akses pembiayaan yang kini semakin terbuka.


“Secara simbolis saya menyerahkan bantuan pinjaman pembiayaan dari LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) kepada Kopdes Jeruju Besar. Ini bentuk nyata negara hadir untuk memastikan warga desa tidak lagi hanya menjadi objek, tapi pelaku ekonomi,” ujar Menkop Ferry saat mengunjungi Kopdes Jeruju Besar di Kab.Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa, 30 September 2025.

Dukungan ini mencakup modal usaha, pendampingan bisnis, hingga rencana pengembangan industri hilir pengolahan kelapa dan juga mengoptimalkan peluang usaha pengolahan sampah organik.

Ferry menegaskan, dengan potensi kelapa di Jeruju Besar yang cukup melimpah dapat menjadi modal utama untuk dikelola lebih serius oleh Koperasi dengan membangun industri hilir. Ia menyebut, PT Pertamina Patra Niaga siap mendukung pembangunan industri pengolahan kelapa berbasis koperasi.

“Tolong segera siapkan proposal pembangunan industri hilir dari kelapa. Pertamina Patra Niaga akan mendukung dan memodali,” ucapnya.

Selain pengolahan kelapa, usaha lain seperti pengelolaan sampah menjadi pupuk cair organik juga akan tetap didampingi pemerintah. Ferry menilai diversifikasi usaha menjadi kunci agar koperasi bisa mandiri dan berkelanjutan.

Bank Mandiri juga siap mengambil peran penting dalam penguatan koperasi desa ini dengan memberikan dukungan pembiayaan untuk penambahan modal kerja atau untuk investasi. Mereka akan membantu pembiayaan pembangunan gudang berkapasitas 20–30 ton serta peremajaan gerai sembako. 

"Jadi pokoknya kita akan turun (membantu) dan bekerja keras, kami yakin Koperasi Desa ini hadir sebagai bagian dari bentuk kehadiran negara untuk mengangkat derajat masyarakat desa," tandas Menkop Ferry Juliantono.


Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya