Berita

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Humas PKS)

Politik

Prabowo Pemimpin Bergaya Barat yang Tak Ambekan

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 14:44 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto berhasil mencairkan suasana saat menghadiri Musyawarah Nasional Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Senin, 29 September 2025. 

Di hadapan para kader partai berlambang padi dan bulan sabit itu, Prabowo menegaskan dirinya tidak menyimpan dendam terhadap rival politiknya di Pilpres 2024, Anies Baswedan.

“Politik memang harus ramai, tidak masalah. Aku terus terang saja, enggak dendam sama Anies. Kalau dikasih nomor 11 juga enggak apa-apa, karena sebetulnya dia yang bantu aku menang. Mak-mak jadi kasihan,” ucap Prabowo yang langsung disambut gelak tawa peserta Munas PKS.


Pernyataan Prabowo tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera. Ia menyebut sikap legawa dan keterbukaan Prabowo menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik.

“Ini bagus. Pak Prabowo memang orangnya terbuka, gaya Barat. Tidak pundungan atau ngambek. Kita perlu pemimpin seperti ini,” kata Mardani.

Mardani juga menilai hubungan PKS dengan Anies Baswedan tetap terjalin baik. Bahkan, menurutnya, Anies banyak memberikan dukungan terhadap calon kepala daerah yang diusung PKS pada Pilkada 2024 lalu.

Dalam pidatonya di Munas PKS, Prabowo menekankan bahwa debat panas di panggung pilpres adalah bagian dari dinamika demokrasi. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa persaingan politik tidak boleh menghalangi persatuan. 

Candaan Prabowo itu rupanya sampai ke telinga Anies. Melalui akun X miliknya, mantan Capres Koalisi Perubahan itu menuliskan komentar singkat yang bernuansa sindiran ringan.

“Sudah lama mata nggak kedutan, tiba-tiba tadi kedutan lagi, apa lagi ada yang ngomongin ya?” tulis Anies.

Interaksi ringan dua tokoh politik ini kembali jadi sorotan publik, terutama mengingat rivalitas mereka yang sempat panas di panggung Pilpres tahun lalu.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya