Berita

Presiden Prabowo Subianto di Munas PKS. (Foto: Setpres)

Politik

PKS Bakal Tetap Kritis Meski Dukung Pemerintahan Prabowo

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 11:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan mengusung tema “Kokoh Bersama, Majukan Indonesia” resmi ditutup.

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda lima tahunan tersebut dengan baik.

“Alhamdulillah, Munas ke-VI PKS telah berjalan dengan baik. Dalam momen ini, PKS ingin menegaskan sebagai partai yang tidak hanya fokus pada kepentingan politik praktis, tetapi juga menempatkan kepentingan rakyat dan masa depan Indonesia sebagai prioritas utama,” ujar Mardani lewat akun X miliknya, seperti dikutip redaksi di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.


Menurutnya, Munas kali ini sekaligus mencerminkan tekad PKS untuk memperkuat persatuan internal partai sekaligus meningkatkan kontribusi dalam mendorong kemajuan bangsa.

Meski telah resmi bergabung dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Mardani menegaskan PKS tetap akan menjaga sikap kritis dan konstruktif. 

“Hal ini bertujuan agar setiap program yang belum sesuai pelaksanaannya di lapangan dapat berjalan optimal nantinya. Mohon doanya,” ucapnya.

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sekaligus menyampaikan pidato politiknya pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Senin, 29 September 2025. 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi terhadap PKS yang dinilainya menunjukkan rasa tanggung jawab besar dalam berpolitik dan membangun bangsa.

“Saya terkesan dengan PKS untuk gabung dengan koalisi, saya minta silakan ajukan kader terbaik untuk di kabinet. Saya pikir pasti kader politik yang terkenal, entah tokoh-tokoh yang populer, tetapi ternyata yang diusulkan profesor dari ITB. Jadi ternyata PKS ini punya rasa tanggung jawab yang besar kepada negara,” ujar Prabowo.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya