Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Moncer Ditopang Sektor Kesehatan dan Pertambangan

SELASA, 30 SEPTEMBER 2025 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa berakhir di zona hijau ditopang penguatan sektor kesehatan dan pertambangan, saat investor mencermati potensi penutupan sementara pemerintahan (government shutdown) Amerika Serikat (AS). 

Presiden AS Donald Trump dengan pimpinan Partai Demokrat dan Republik akan bertemu di Kongres guna membahas perpanjangan pendanaan pemerintah. Tanpa kesepakatan, shutdown akan dimulai pada Rabu pekan ini. 

Shutdown dapat berakibat tertundanya rilis sejumlah data ekonomi penting. Departemen Tenaga Kerja AS akan menghentikan publikasi data ekonomi, termasuk laporan ketenagakerjaan September yang dijadwalkan rilis Jumat pekan ini. Padahal, pasar menantikan data tersebut sebagai acuan arah kebijakan moneter Federal Reserve.


Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik 0,18 persen atau 1,01 poin menjadi 555,53 pada perdagangan Senin 29 September 2025 waktu setempat. 

Bursa regional utama juga berakhir positif. Di Jerman, Indeks DAX bertambah 0,02 persen atau 5,59 poin menjadi 23.745,06. FTSE 100 Inggris menguat 0,16 persen atau 15,01 poin ke posisi 9.299,84. Sedangkan CAC Prancis meningkat 0,13 persen atau 10,19 poin menjadi 7.880,87.

Sektor kesehatan menguat 0,9 persen. Saham AstraZeneca melonjak hampir 1 persen setelah menyatakan akan mencatatkan saham secara langsung di Bursa Efek New York, menggantikan struktur depository shares saat ini.

Saham pertambangan Eropa juga melejit 1,7 persen mengikuti kenaikan harga emas yang mencetak rekor serta penguatan harga tembaga di London. Saham teknologi juga melonjak 1,1 persen.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya