Berita

Kondisi keracunan massal di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: RMOLJabar/Alvin Iskandar)

Nusantara

Trauma Keracunan MBG

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 22:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Trauma keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih membekas di benak para siswa di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Meski sempat dinyatakan pulih, puluhan siswa harus kembali dilarikan ke fasilitas kesehatan karena mengalami gejala serupa pada Senin, 29 September 2025.

Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah menyebut, kepanikan dan trauma menjadi faktor dominan yang membuat siswa kembali mendapatkan perawatan medis.


"Mereka ketakutan saja, masih trauma keracunan MBG. Tidak ada yang sakit serius, hanya gejala ringan seperti mual, pusing, hingga muntah. Aman, tinggal satu siswa yang masih perlu penanganan," ujar Yuyun saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar.

Pihak sekolah tak mau tinggal diam. Mereka langsung merujuk para siswa ke Puskesmas Cipongkor dan RSUD Cililin sebagai bentuk kewaspadaan pasca keracunan massal beberapa hari sebelumnya.

Data kepolisian setempat mencatat, 36 siswa kembali merasakan gejala keracunan setelah mengikuti upacara bendera di sekolah masing-masing. Kapolsek Sindangkerta, Iptu Sholehuddin menyebut sebagian besar siswa mengalami gejala seragam berupa sakit perut, mual, pusing, hingga muntah.

"Data pukul 13.00 WIB ada 36 siswa berdatangan lagi. Dari jumlah itu, 10 diantaranya harus dirujuk ke RSUD Cililin, sementara sisanya ditangani di Puskesmas Cipongkor," kata Iptu Sholehuddin.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya