Berita

SMEXPO Regional Yogyakarta 2025. (Foto: Dokumentasi Pertamina Foundation)

Bisnis

Transaksi Pertamina SMEXPO Tembus Rp2 Miliar Sekaligus Magnet Buyer Global

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 17:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

SMEXPO Regional Yogyakarta 2025 sukses digelar Pertamina Foundation dengan mencatatkan transaksi lebih dari Rp2 miliar di Plaza Ngasem, Yogyakarta pada 26-28 September 2025.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menyampaikan, Pertamina SMEXPO merupakan wujud nyata komitmen Pertamina mendorong UMKM naik kelas hingga mampu menembus pasar internasional.

“Capaian transaksi lebih dari Rp2 miliar dan keterlibatan buyer mancanegara membuktikan bahwa UMKM binaan Pertamina memiliki daya saing global,” jelas Fadjar di Jakarta, Senin, 29 September 2025.


Sebanyak 35 UMKM binaan Pertamina ambil bagian dalam pameran ini dan berhasil menembus pasar internasional. Buyer B2B antara lain berasal dari Turki, Prancis, Jepang, Portugal, dan London, sementara buyer domestik mencakup pelaku usaha hotel serta pengusaha batik. 

Pada acara ini, juga dilakukan penguatan temu bisnis, yakni inisiatif mendorong keberlanjutan pelaku usaha lokal mendapatkan komitmen penjualan jangka panjang, sekaligus memperluas jejaring bisnis baik di dalam maupun luar negeri.

Novita pemilik Agrominafiber misalnya, mendapatkan komitmen transaksi lebih dari Rp600 juta untuk produk kerajinan berbahan serat pisang dari buyer asal London. Demikian pula Rizki Akbar, pemilik Agro Santara Indonesia yang juga mendapatkan komitmen transaksi lebih dari Rp900 juta untuk produk stik kayu manis dari buyer Turki dan Perancis. 

“Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pertamina Group membina UMKM, baik dari penguatan fondasi kewirausahaannya sampai kesiapan mereka ke pasar ekspor melalui program pembinaan, mulai dari PFpreneur, UMK Academy, hingga Pertapreneur Aggregator,” tambah President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya