Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Selamatkan Rp300 Triliun Uang Negara untuk MBG

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 16:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan pemerintahannya dalam menyelamatkan uang negara yang sebelumnya kerap dikorupsi. 

Dana tersebut kini dialokasikan untuk membiayai program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan selama hampir setahun terakhir. 

Dalam pidatonya di penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin, 29 September 2025  Prabowo menyampaikan bahwa anggaran Rp300 triliun yang dikumpulan dari efisiensi program pemerintah telah dirakan oleh 30 juta penerima MBG. 


"Kita telah menyelamatkan minimal Rp300 triliun. Rp300 triliun inilah yang kita pakai untuk Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujar Prabowo.

Ia menambahkan, program MBG akan menggerakkan rantai pasok pangan dari desa-desa karena kebutuhan harian seperti telur, sayur, ikan, dan ayam dipenuhi langsung oleh masyarakat di daerah.

"Sebanyak Rp300 triliun, persisnya Rp335 triliun yang adalah 20 miliar dolar AS kita kirim ke desa-desa. Selama berpuluh tahun uang di daerah mengalir ke Jakarta dan sering mengalir ke luar negeri. Kita balik sekarang, uang masuk ke desa-desa," ungkap Prabowo.

Menurutnya, perputaran dana sebesar itu di tingkat lokal akan menciptakan efek berganda (multiplier effect) hingga dua atau tiga kali lipat dari nilai awal.

"Kalau satu rupiah beredar di suatu tempat, rupiah itu bisa menimbulkan dua-tiga-empat rupiah baru yang beredar. bisa bayangkan kegiatan ini yang saya sebut tadi Rp300 triliun itu besar menciptakan kekuatan ekonomi senilai Rp600 triliun, mungkin Rp900 triliun," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya