Berita

Presiden Prabowo Subianto, (Foto: Setpres)

Politik

Prabowo Terkesan PKS Ajukan Yassierli Masuk Kabinet

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 14:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin 29 September 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku terkesan dengan sikap PKS yang sejak awal bergabung dalam koalisi justru mengajukan sosok teknokrat untuk masuk kabinet, bukan murni kader politik. 

Ia menyinggung Menteri Ketenagakerjaan Yassierli yang sebelumnya dikenal sebagai profesor di Institut Teknologi Bandung (ITB).


"Setelah gabung, saya minta silakan ajukan kader yang terbaik untuk di kabinet. Saya pikir pasti kader politik, entah tokoh yang terkenal, tetapi yang disampaikan profesor dari ITB. Boleh juga, PKS ini," ujar Prabowo.

Prabowo menilai langkah tersebut menunjukkan rasa tanggung jawab PKS kepada negara. Menurutnya, pengajuan nama Yassierli menegaskan bahwa partai politik tidak hanya mengandalkan tokoh politik populer, tetapi juga mendorong kalangan profesional untuk menduduki jabatan publik.

"Jadi, ternyata PKS ini juga punya rasa tanggung jawab besar kepada negara yang diajukan teknokrat, walaupun saya percaya di semua partai banyak juga teknokrat yang capable dan saya alhamdulillah terima," lanjutnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya