Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar hadiri puncak Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta. (Foto: Humas PKS)

Politik

PKS Buktikan Munas Bisa Aman Tak Seperti Partai Lain

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 11:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Puncak Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta turut dihadiri Ketua Umum Parpol lainnya. Salah satunya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar.

“Munas PKS pasti selalu berlangsung aman,” ujar sosok yang akrab disapa Cak Imin itu lewat keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 29 September 2025.

Ia menegaskan bahwa PKB banyak belajar dari PKS, terutama dalam membangun soliditas, kebersamaan, dan persatuan yang kokoh dari bawah hingga ke atas.


“Dulu pun PKB susah kalau menyelenggarakan muktamar bisa berlangsung aman. Alhamdulillah, kita sekarang bisa mengejar PKS. Setiap muktamar pasti aman,” tambahnya.

Ucapan Cak Imin itu sekaligus menyentil realita politik tanah air, di mana banyak partai kerap diwarnai drama dan konflik internal setiap kali menggelar munas atau muktamar.

Klaim sepihak soal kemenangan, dualisme kepengurusan, hingga perebutan kursi ketua umum kerap menjadi tontonan publik.
Karena itu, ia menilai Munas VI PKS memberi contoh berbeda

Cak Imin yang juga jabat Menko Pemberdayaan Masyarakat itu menyampaikan selamat dan rasa bahagia atas terselenggaranya Munas VI PKS. 

Ia menilai PKS telah mampu memelihara harapan, mewujudkannya menjadi cita-cita kolektif, dan menjadikannya semangat bersama seluruh kader.

"PKS dan PKB satu barisan pemerintahan. Kalau orang bilang Indonesia gelap, saya bersama PKS mengatakan Pak Prabowo harapan dan cahaya untuk Indonesia,” tutup Muhaimin.


Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya