Berita

Mensesneg Prasetyo Hadi (Foto: Sekretariat Presiden RI)

Politik

Mensesneg: Bakteri dan Air Bermasalah Diduga Jadi Pemicu Keracunan MBG

SENIN, 29 SEPTEMBER 2025 | 10:55 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menaruh perhatian serius pada temuan masalah air dan bakteri yang diduga menjadi pemicu kasus keracunan di MBG. 

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kertanegara, Jakarta, Minggu malam, 28 September 2025.

Menurutnya, hasil sampel yang sudah keluar menunjukkan adanya indikasi bakteri yang terkait dengan masalah kebersihan, khususnya dalam pengolahan air dan makanan di dapur-dapur MBG. 


“Dari beberapa sampel yang sudah selesai, salah satu penyebab utamanya adalah bakteri yang patut diduga salah satunya karena kedisiplinan kita di dalam melakukan proses memasak,” ungkapnya.

Selain dugaan bakteri penyebab keracunan, Mensesneg menjelaskan bahwa kedisiplinan pada kebersihan air juga perlu diperhatikan.

Presiden Prabowo, kata Prasetyo, memberikan arahan agar standar kebersihan dan higienitas diperketat, termasuk percepatan penerbitan Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS)  bagi seluruh dapur MBG. 

“Secepatnya, kita mungkin bicara target ya hitungan minggu harus sudah selesai semuanya untuk memastikan bahwa semua dapur memiliki SLHS,” tegasnya.

Prasetyo menambahkan, sejak tiba di Halim pada Sabtu kemarin, Presiden langsung memanggil sejumlah menteri terkait untuk membahas masalah MBG. Rapat lanjutan bahkan digelar di Kementerian Kesehatan bersama Menko Pangan untuk merumuskan langkah konkret.

“Yang paling utama adalah keselamatan anak-anak kita,” tutup Prasetyo.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya