Berita

Kerusuhan kader PPP saat Muktamar X di Ancol, Jakarta, Sabtu, 28 September 2025. (Foto: YouTube)

Politik

PPP Mau Lolos Parlemen tapi Masih Doyan Berkelahi

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 21:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ambisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kembali ke parlemen setelah terhempas pada Pemilu 2024 tampaknya masih sulit. Saat ini, partai berlambang Kabah masih dihadapkan dengan perpecahan di internal.

"Perpecahan itu titik lemah terbesar PPP. Kalau PPP mau kuat dan lolos ke parlemen, berhenti berkelahi dan terpecah-belah. Bagaimana mau lolos ke parlemen kalau cuman doyan berkelahi," kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada RMOL, Minggu, 28 September 2025.

Ia menegaskan, ketidaksolidan internal kader menjadi masalah utama PPP. Rakyat sebagai pemilik suara akan sulit memberi kepercayaan kepada partai yang masih dihinggapi dualisme kepemimpinan.


Ditambah, PPP baru saja memperlihatkan betapa tingginya nafsu kekuasaan saat gelaran Muktamar X di Jakarta pada Sabtu 27 September 2025, mulai dari saling lempar kursi hingga adu jotos hanya demi perebutan kursi ketua umum.

Padahal, kata Muslim, partai berbasis Islam itu seharusnya menjadi contoh persatuan bagi parpol lain, sesuai akronim dari PPP itu sendiri.

"Bagaimana mau dipercaya umat jika PPP sibuk berkelahi dan pecah belah. Jagalah persatuan karena itu dirindukan umat," pungkas Muslim.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya