Berita

Menlu Rusia Sergey Lavrov (Foto: ABC News)

Dunia

Rusia Ancam Tanggapan Keras Jika Diserang NATO dan Barat

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 12:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam pidato tegas di hadapan Sidang Umum PBB ke-80, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov memperingatkan negara-negara Barat dan NATO bahwa Moskow akan memberikan tanggapan tegas terhadap setiap bentuk agresi. 

Ia menekankan bahwa Rusia tidak berniat menyerang, namun siap membela diri jika terancam.

“Rusia tidak pernah memiliki, dan tidak memiliki niat untuk menyerang negara-negara Eropa atau anggota NATO,” kata Lavrov, seperti dimuat Global News, Minggu, 28 September 2025. 


“Namun, setiap bentuk agresi terhadap negara saya akan dibalas dengan tanggapan yang tegas. Tidak boleh ada keraguan tentang ini," tegasnya lagi.

Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan NATO, menyusul sejumlah pelanggaran wilayah udara oleh pesawat tempur dan drone yang diduga milik Rusia. 

NATO menyebut insiden itu sebagai provokasi serius, sementara Rusia membantah dan menyalahkan gangguan sinyal Ukraina sebagai penyebab penyimpangan rute.

Lavrov juga mengomentari perkembangan perang di Ukraina yang kini memasuki tahun ketiga. 

Meski dikecam komunitas internasional sebagai agresi tak beralasan, Rusia tetap mengklaim invasinya sebagai langkah pertahanan atas ekspansi NATO dan demi melindungi etnis Rusia di wilayah timur Ukraina.

Menariknya, Lavrov membuka ruang dialog dengan Amerika Serikat, merujuk pada pertemuan puncak Presiden Vladimir Putin dan Presiden Donald Trump di Alaska pada Agustus lalu. Ia menyebut ada “harapan” untuk kerja sama pragmatis yang tidak didasari ideologi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya