Berita

Kebersamaan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: RMOL)

Politik

Jokowi Tidak Tahu Diri Dikte Presiden Prabowo

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 10:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi disebut tidak tahu diri mendikte Presiden Prabowo Subianto karena mengarahkan relawannya untuk mendukung Prabowo-Gibran Rakabuming Raka untuk memimpin bangsa selama dua periode.

Hal itu disampaikan pengamat Kebijakan Umum Hukum dan Politik (KUHP), Damai Hari Lubis merespons pernyataan Jokowi yang meminta relawannya untuk mendukung Prabowo-Gibran dua periode.

"Hal ini kontradiktif, seolah pemaksaan kehendak (otoritarian) andai benar pesan yang tidak normatif ini Jokowi sampaikan sejak terpilihnya Gibran oleh hasil hitungan KPU," kata Damai kepada RMOL, Minggu, 28 September 2025.


Damai melihat, arahan tersebut menunjukkan seolah-olah Jokowi adalah penguasa dinasti, sehingga sosoknya di atas seorang pejabat Presiden RI.

"Dengan kata lain Jokowi tidak memiliki adab tatakrama berpolitik," tegas Damai.

Dukungan terhadap Gibran dua periode itu kata Damai, patut diduga kuat menunjukkan keterlibatan Jokowi sebagai intelektual dader yang mengarahkan diajukannya permohonan Judicial Riview (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penghapusan batas usia pada UU Pemilu.

"Dapat diduga bahwa sejatinya tokoh yang menginginkan MK bersidang dengan pola nepotisme adalah Jokowi, dengan didasari bukti fakta hukum, bahwasanya Anwar Usman Ketua MK telah diberhentikan dari jabatannya oleh putusan MKMK karena melanggar etik," terang Damai.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya