Berita

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Cuma 34 Dapur SPPG Miliki Sertifikat Higienis, Pengamat: Ini Jelas Kelalaian!

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2025 | 03:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kepala Staf Presiden (KSP), Muhammad Qodari mengungkapkan, dari 8.549 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ternyata hanya 34 dapur yang memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) hingga 22 September 2025.

Selain itu, dari 1.379 SPPG, hanya 423 yang memiliki Prosedur Operasi Standar (SOP) keamanan pangan, dan bahkan hanya 312 yang benar-benar menerapkannya.

Analis kebijakan pemerintah dan pemerhati sosial, Nasky Putra Tandjung menilai data-data yang disampaikan Muhammad Qodari tersebut sangat miris.


“Ini jelas ada sebuah kelalaian. Meskipun kita tahu BGN pasti punya problem SDM terbatas untuk pengawasan, itu bukan pembenaran yang mentolerir terjadinya keracunan massal," kata Nasky dalam keterangan elektronik di Jakarta, Minggu 28 September 2025.

Nasky menegaskan bahwa MBG adalah program mulia Presiden Prabowo Subianto. Ia melihat MBG sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan anak-anak bangsa yang sehat, unggul, dan cerdas dari akar paling dasar.

“MBG adalah investasi terbaik sebuah bangsa dan program mulia dari Presiden Prabowo," kata Nasky.

Nasky menekankan, masalah besar yang harus segera diatasi adalah pembenahan dan reformasi total. Penyelenggara yang tidak berkompeten atau gagal harus diganti.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya